LPPM UIM

Seminar Nasional Hasil Pengabdian Masyarakat (SENIAS) 2019

(05 Oktober 2019) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Madura  telah menyelenggarakan “Seminar Nasional Hasil Pengabdian Masyarakat (SENIAS) 2019”.

Tahun ini merupakan tahun ketiga bagi LP2M menyelenggarakan acara SENIAS 2019. dalam acara ini turut mengundang keynote speaker yaitu : Prof. Dr. Ir. Soemargono, SU Dosen UPN “Veteran” Jawa Timur dan Dr. Ahmad Amzeri, SP., MP Sekertaris LPPM Universitas Trunojoyo Madura.

dalam sambutannya rektor Universitas Islam Madura menyampaikan bahwa banyak trima kasih berkat adanya SENIAS 2019 banyak pengalaman dan ilmu yang kita dapatkan sehingga lembaga penelitian  dan pengabdian kepada masyarakat sekaligus para dosen yang ikut seminar nasional (SENIAS) 2019 punya pandangan kedepannya dalam melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. SENIAS 2019 mengangkat tema “Meningkatkan  Kualitas Pemberdayaan Masyarakat Menuju Masyarakat Mandiri Tema ini diambil mengingat Perguruan Tinggi memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan perubahan bagi masyarakat.

Dalam Sambutan Ketua Panita SENIAS 2019 Lia Kristiana, M.P  menyelenggarakan acara SENIAS 2019 yaitu : Sebagai  wadah bagi para dosen yang ingin mempersentasikan dan mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang sudah dilakukan. Adapun sub temanya yaitu pertanian & ekonomi, kesehatan, pendidikan dan teknologi, dan ini diikuti oleh 48 pemakalah dan 2 non pemakalah-, baik dari kalangan dosen maupun mahasiswa dari 36 perguruan tinggi di Indonesia. Seminar pengabdian ini bertujuan untuk mencari solusi dari permasalahan yang terjadi di masyarakat, sehingga artikel yg sudah dipresentasikan nantinya akan di terbitkan di prosiding senias 2019

 

Suasana dalam ruang saat melaksanakan Presentasi salah satu pemakalah dari “Veteran”  Surabaya  Mempresentasikan Judul Makalahnya, “Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup Dengan Mendaur Ulang Sampah Plastik Menjadi Perebot Interior”

Mahasiswa itu  Menyampaikan   merupakan suatu material yang tidak bisa lepas dari kehidupan masyarakat masa kini. Setiap hari banyak sampah plastik sekali pakai yang dihasilkan seperti sedotan, kemasan air mineral, kantong plastik hasil belanja, dll. Pada saat ini Indonesia telah menjadi penghasil sampah terbesar kedua didunia setelah Tiongkok. Disinilah peran kita sebagai penerus bangsa yang harus menjaga lingkungan untuk keberlanjutan kehidupan di bumi ini. Banyak peran pemerintah yang sudah laksanakan untuk mengurangi penggunaan plastik, tetapi bukan hanya tindakan pencegahan saja yang diperlukan, tentunya perlu adanya tindakan pengolahan terhadap sampah plastik yang telah mencemari lingkungan ini. Salah satu tindakan pengolahan sampah plastik yaitu dengan cara mendaur ulang sampah menjadi suatu barang yang memiliki nilai fungsi atau digunakan kembali dalam bentuk yang lain. WARP adalah sebuah komunitas yang meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. WARP mengubah sampah plastik dengan cara melelehkan sampah plastik menjadi cair dan mencetaknya menjadi gantungan kunci bermotif seperti batu marmer. Melalui kerjasama dengan UKM yang bergerak dalam bidang Waste Recycling Project (WARP), dihasilkan inovasi produk berupa elemen interior yang menggunakan material plastik sisa/sampah plastik yang sebelumnya belum pernah ada. Dengan demikian diharapkan kerjasama ini dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi lingkungan (masyarakat) dan melestarikan lingkungan hidup ke arah yang lebih baik.

 

Penghargaan kepada salah satu peserta pemakalah terbaik langsung diberikan oleh ketua lp2m universitas islam madura

Tim sukses Seminar Hasil (SENIAS) 2019 Universitas Islam Madura