LPPM UIM

PELEPASAN KULIAH KERJA NYATA (KKN) TAHUN AKADEMIK 2018/2019 UNIVERSITAS ISLAM MADURA

Selasa, 13 Agustus 2019; Pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun Akademik 2018/2019 Universitas Islam Madura.

      Pelepasan secara resmi dilaksanakan di Lapangan Universitas Islam Madura yang didampingi oleh ketua Lp2m dan Rektor Universitas Islam Madura dan Juga dihadiri oleh para Dekan, dan Dosen Pendamping Lapangan (DPL) masing-masing posko yang telah ditetapkan.

       Dalam Sambutannya, Ketua Lp2m Universaitas Islam Madura Iswahyudi, M.Si berharap seluruh peserta kkn tahun 2019 agar dapat mengaplikasikan ilmu yang sudah didapatkan dari kampus universitas islam Madura dan juga agar  meningkatkan kesejahteraan masyarakat. selain itu senantiasa menjaga nama baik universitas dengan berperilaku baik, serta dapat bersosialisasi di masyarakat secara santun, dengan menjaga etika dan akhlak yang Islami.

      Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2019 ini diikuti  305 mahasiswa yang terdiri dari 157 mahasiswa dan 149  mahasiswi, terbagi dalam 15 posko di  5 Kecamatan di Kabupaten Pamekasan Madura. Kecamatan yang menjadi lokasi kkn tahun 2019 adalah Galis, Kadur, Proppo. Palengaan . dan Pamekasan Kota, sedangkan desanya adalah Angsanah,Banyu Pelle, Poto’an Daya, Kacok, Rombuh, Tobungan, Artodung, Nyalabuh Laok, Samiran, Sokolelah, Kertagena Tengah, Kertagena Daya dan Lenteng.

Rektor Universitas Islam Madura

      Sementara Itu, sambutan sekaligus arahan  Rektor Universitas Islam Madura Ahmad, S.Ag., M.Pd  kepada seluruh peserta kuliah kerja nyata (KKN) untuk selalu menjaga nama baik almamater Universitas Islam Madura dan pondok pesantren miftahul ulum bettet pamekasan di tengah-tengah masyarakat karena universitas islam madura ini adalah bagian dari Pondok pesantren yang berahlussunnah wal jamaah, terutama dalam bertingkah laku sopan, dan selalu mengucapkan salam kepada masyarakat yang ditemui, agar kesan universitas islam madura selalu baik di kalangan masyarakat, oleh karna itu termasuk beberapa tingkah laku pergaulan sikap dan etika di tengah-tengah masyarakat harapan  rektor universitas islam madura, Jangan banyak berbeda yang ada di naungan pondok pesanren miftahul ulum bettet pamekasan karna seluruh peserta KKN membawa dua nama baik

  1. Universitas  Islam  Madura
  2. Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet Pamekasan

Karna Universitas Islam Madura ini paham nasionalisme pondok posantren yang berahlussunnah wal jamaah, oleh karna itu tingkah laku Peserta KKN  sikap di tengah-tengah masyarakat di nilai oleh masyarakat inilah Penampilan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) universitas islam madura. dan apabila Ingin Menyampaikan Program di Tengah-tengah masyarakat pertama-tama Budayakan Untuk Mengucapkan  “Assamulaikum” dan pakaian yang rapi dan Sopan, Oleh karna itu, Pakaian rapi dan sopan itu tak harus Miwah yang Penting menutupi aurat bagi laki-Laki trutama bagi prempuan sehingga di masyarakat nilai baik, jika di masyarakat penilain kurang baik apalah artinya  melakukan kuliah kerja nyata (KKN)

Menurut rektor universitas islam madura merupakan tantangan bagi 305 mahasiswa peserta KKN yang terbagi dalam 15 posko di 5 kecamatan.

Dengan jumlah 19-22 mahasiswa yang telah di bagi masing-masing posko kuliah kerja nyata (KKN) tahun 2019  yang telah diberikan  kepercayaan dan label dari universitas islam madura, dan ini pertama kali posko dipisah antara laki-laki dan prempuan karna ini adalah permintaan dari yayasan pondok pesantren miftahul ulum bettet pamekasan.

Saat Pemberian Jaket Kuliah Kerja nyata (KKN) Tahun Akademik 2019 Universitas Islam Madura Dari Rektor Universitas Islam Madura Kesalah Satu Peserta KKN Moh. Roby dan Sulailah di Dampingi Oleh Ketua Lp2m Universitas Islam Madura Pondok Pesantren Bettet Pamekasan.